Satresnarkoba Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo

Banten Kabar Daerah.com

Serang – Satresnarkoba Polres Serang mengamankan seorang pria pengedar pil koplo berinisial EL (23) di rumahnya di Desa Penamping, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang pada Kamis (15/06) malam.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan Satresnarkoba Polres Serang berhasil menemukan ratusan plastik pil koplo. “Dari dalam rumah tersangka, petugas menemukan tas yang berisi ratusan plastik klip berisi pil koplo jenis hexymer dan tramadol sebanyak 643 butir. Selain obat keras, juga ditemukan uang hasil penjualan sebanyak Rp.210.000,” ucap Yudha.

Yudha Satria mengatakan pengungkapan peredaran obat keras tersebut merupakan bagian dari Operasi Antik 2023. Kapolres menjelaskan bahwa penangkapan merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat. “Kami mendapatkan informasi jika rumah tersebut dijadikan transaksi obat keras,” kata Kapolres didampingi Kasatresnarkoba AKP Michael Tandayu kepada media pada Jumat (16/06).

Kapolres menambahkan dari informasi itu personil Satresnarkoba yang dipimpin Kanit 2 Ipda Rian Jaya Surana segera bergerak melakukan penyelidikan. “Sekitar pukul 21.00, petugas berhasil mengamankan tersangka yang saat itu berada dalam rumah dan dari penggeledahan, petugas menemukan tas yang di dalamnya berisi paketan obat keras jenis hexymer sebanyak 616 butir dan tramadol 27 butir serta uang hasil penjualan obat,” jelasnya.

Yudha mengungkapkan dua jenis obat keras tersebut diakui tersangka dibeli dari seseorang di wilayah Tangerang seharga Rp500.000. Obat tersebut rencananya akan diperjual belikan kembali. “Pelaku mengakui mendapatkan obat tersebut dengan harga Rp500.000 dari saudara AB (DPO) yang berada di daerah Tangerang. Bisnis haram dilakukan tersangka sekitar 1 bulan dengan alasan keuntungannya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Yudha mengungkap apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu dalam memberikan informasi terkait narkoba.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat, agar menjauhi narkoba karena pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat penyalahgunaan narkoba walaupun hanya sebatas pemakai. “Kami berharap sinergitas ini dapat ditingkatkan agar peredaran dan penyalahgunaan narkoba bisa ditekan. Kami juga mengimbau masyarakat agar menjauhi narkoba karena sangat merugikan,” tutupnya (Mue2x/Red).