Beranda HEADLINE Cuaca Ekstrem, Dua Kapal Tongkang Rusak Rumah Warga dan Cemari Pantai

Cuaca Ekstrem, Dua Kapal Tongkang Rusak Rumah Warga dan Cemari Pantai

69
BERBAGI

Banten.Kabardaerah.com – Cuaca ekstrem yang menghantam Perairan Selat Sunda, tepatnya di perairan Merak membuat kapal Tongkang pengangkut pasir Soekawati 2708 hanyut.

Kapal Tongkang yang tengah bongkar muat di Lahan Urugan itu hanyut dan menabrak warung sekaligus tempat tinggal milik Agus yang terletak di Cikuasa Pantai, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Jumat (12/1) dini hari.

Akibatnya warung sekaligus tempat tinggal milik Agus hancur. Begitu juga dengan Jetty tempat sandar perahu di lokasi sekitar yang juga ikut hancur terkena hempasan tongkang dengan berat ribuan ton tersebut.

Agus tak menyangka kapal tongkang pengangkut pasir yang tengah bersandar hanyut terhempas gelombang besar. Diduga tambang (jangkar) kapal putus akibat terhantam cuaca buruk dan hanyut sekitar 200 meter dari lokasi sandar kapal.

“Awalnya hanyut pelan-pelan, kemudian terus bergeser dan terus menghantam bangunan warung. Jetty perahu saya juga kena, hancur semua,” ujar Agus ditemui di lokasi.

Agus mengaku kerugian akibat peristiwa itu mencapai sekitar Rp 50 juta. Dia meminta kepada pemilik kapal agar mengganti rugi perbaikan jetty dan warung miliknya.

Tidak hanya itu, cuaca buruk juga membuat Kapal tongkang Camar Laut 3303 Pengangkut Batu Bara dari Kalimantan dengan tujuan PLTU 2 Labuan terdampar di Teluk Carita (pantai Carita) desa Sukajadi,Carita, Pandeglang, Kamis (11/1) malam.

Salah satu balawista di Pantai Carita, Acong menuturkan akibat kapal tongkang terdampar sebagian muatan batubara tumpah dan mencemari pantai.

(Risqi)